admin No Comments

DeepaPsikologi.com. Masa remaja adalah masa di mana anak mengalami krisis identitas. Dimana di usia ini terkadang remaja tidak menyadari tentang tujuan dan arah ketika ia dewasa kelak. Sering kali, mereka ikut-ikutan dengan teman sebaya atau figur yang diidolakan. Jika teman sebaya yang punya power dalam peer groupnya mengajak untuk mengambil jurusan tertentu atau universitas tertentu dalam perkuliahan. Tentu ia akan ikut sesuai ajakan teman tersebut. Figur teman sebaya lainnya adalah seperti sahabat, pacar, kenalan, bahkan pimpinan geng. Tentu hal ini tidak berdampak sesuai dengan hal-hal yang menunjang arahan sesuai masa depan yang terbaik bagi remaja tersebut.

Krisis Identitas Masa Remaja

Krisis identitas tersebut juga dipengaruhi oleh faktor hormonal dan faktor kematangan berpikir. Remaja dalam usia tersebut dimana pertumbuhan hormon untuk perubahan fase ke dewasa awal. Menjadikan remaja tersebut sering labil dalam pengendalian afeksi. Begitu juga dalam hal kematangan berpikir, karena kurangnya pengalaman dan pembelajaran di fase remaja mereka kerap kali kurang berfikir mendalam dalam menimbang masa depannya.

Pengaruh Teman Sebaya untuk Menentukan Masa Depannya

Tidak bisa dipungkiri, bahwa banyak remaja dalam penentuan penjuruan baik penjurusan SMA maupun perkuliahan. Di pengaruhi oleh teman, sahabat, atau komunitas dimana dia berinteraksi. Misalnya, sahabatnya mengambil kuliah penjurusan Teknik. Maka untuk bisa tetap bersama, dia akan ikut mengambil jurusan tersebut, di kampus yang sama pula. Sedangkan, bisa saja potensi antara dua orang tersebut tidak seiring.

Pemetaan Potensi Perlu Disiapkan Sejak Awal

Ya..! tentu saja pemetaan potensi remaja perlu disiapkan sejak awal. Hal ini karena semakin awal diketahui minat dan bakatnya, maka bisa di arahkan fokus potensi untuk menunjang karir ketika dewasa kelak. Remaja tidak perlu terlalu banyak terdistract dengan banyaknya informasi yang terkadang tidak digunakan ketika dewasa dimana dia bekerja. Semakin fokus yang dipelajari, semakin akan menjadi spesialis dan semakin dihargai keahlian yang dikuasainya. Terkecuali untuk remaja yang memiliki potensi menjadi seorang generalist. Maka, dia perlu diajarkan untuk memanagement tim, menjadi seorang leader, mengkoordinasi dan memotivasi bawahan.

Baca artikel kami lainnya, pentingnya Psikotes SMA

Psikotes adalah Salah Satu Sarana Untuk Mengetahui Pemetaan Potensi

Psikotes merupakan serangkaian alat tes psikologi yang sudah diolah sebagai alat ukur penggalian diri, dan sudah terstandar secara keilmuan psikologi. Tes Psikologi tersebut dapat diaplikasikan untuk banyak kebutuhan di banyak bidang. Seperti di Industrial, pendidikan, sosial, tumbuh kembang anak, dan bidang klinis. Untuk kebutuhan promosi jabatan, seleksi, evaluasi kinerja, tes minat dan bakat, dan banyak yang lainnya.

Tes minat bakat dibutuhkan untuk penjurusan anak memasuki peminatan SMA atau penjurusan perkuliahan. Hal ini perlu karena terkadang anak merasa tidak nyaman setelah mengikuti pembelajaran, dan berakibat prestasi menurun. Jika anak menempuh pendidikan yang tidak sesuai minat dan bakatnya. Banyak remaja harus berpindah jurusan satu ke jurusan perkuliahan lainnya yang lebih disukainya. Ini tentu saja membuat remaja tersebut rugi waktu, tenaga dan biaya. Terkadang remaja juga mengalami kekecewaan, karena jurusan yang dia pilih malah tidak sesuai dengan apa yang dia maksud dan inginkan. Hal ini terkadang remaja tidak dibekali dengan pemahaman pembelajaran dan silabus perkuliahan yang akan diterimanya.

artikel terkait, tips psikotes SMA

Sehingga, dengan pemetaan potensi melalui psikotes, maka remaja tersebut akan dapat mengetahui minat dan bakatnya sejak awal. Dengan mengetahui minat dan bakatnya, maka dia akan mempersiapkan jauh-jauh hari untuk mempelajari pembelajaran yang dibutuhkan. Termasuk persyaratan memasuki perkuliahan tersebut, untuk merebut kursi yang terbatas dalam perkuliahan yang diidam-idamkannya.

Demikian artikel kami terkait pemetaan potensi SMA untuk penjurusan perkuliahan. Semoga artikel ini memberikan manfaat. Sekian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *