admin No Comments

deepapsikologi.com, Dalam bidang industri, peran karyawan merupakan ujung tombak perusahaan. Sehingga, berkembang atau tidaknya perusahaan terletak dari kualitas SDM nya. Dalam memenuhi tuntutan, perusahaan memberikan job deskripsi kepada karyawan yang terkadang menuntut dan menekan. Mengikuti permasalahan –permasalahan yang dihadapi perusahaan. Sehingga, tuntutan dan permasalahan tersebut menjadi sumber stres bagi karyawan.

Stres kerja bagi karyawan, tidak selamanya buruk. Dalam pemaknaan yang bagus, penyesuaian diri yang bagus diikuti dan kemampuan untuk menghadapi stres kerja. Menjadikan karyawan bisa belajar dan berkembang mengikuti tuntutan perusahaan. Stres kerja juga menjadikan karyawan bergerak lebih baik semaksimal potensinya.

 

Permasalahan stres kerja tiap individu berbeda

Dalam kadar yang di luar kemampuan karyawan, stres tidak menjadikan individu tersebut menjadi energi penggerak, tetapi justru energi penghambat. Sumber stres dan daya stres tiap individu berbeda-beda. Ada karyawan yang sangat strugle dari bermacam-macam tekanan kerja, tetapi ada yang mudah menyerah untuk tekanan kerja ringan sekalipun. Begitu pula dengan beberapa dimensi stres kerja bagi satu individu tidak membuat stres tetapi bagi individu lainnya menjadi tekanan yang berat. Misalnya, ada karyawan yang tidak tahan bekerja dalam aktivitas sosial tinggi, namun tahan terhadap pekerjaan dengan aktivitas monoton. Disisi lain, ada karyawan yang sangat tertekan jika ditempatkan dalam pekerjaan dengan ketelitian dan kecepatan kerja tinggi, tetapi tahan terhadap pekerjaan dengan tingkat analisa tinggi. Sehingga, kondisi individu yang berbeda inilah yang terkadang rumit untuk mengeluarkan potensi maksimal karyawan satu dengan lainnya.

 

Pengungkapan Stres Kerja Secara Klasikal

Setelah kita tahu bahwa stres bisa berlaku secara subjektif pada masing-masing individu. Namun ada sumber stres yang mempengaruhi keseluruhan atau sebagian orang karena memang secara umum, tekanan tersebut sangat mengganggu. Dalam satu kelompok kerja satu dengan kelompok kerja yang lainnya bisa berbeda sumber stres yang dominan.

Misalnya, kelompok satu stres tertinggi adalah sikap pimpinan dalam mengkoordinasikan bawahannya. Kemudian kelompok kedua sumber stres tertinggi adalah tekanan kerja yang menuntut dalam waktu yang menekan. Dan kelompok yang ketiga dengan sumber stres tertinggi adalah tekanan dan komplain dari pelanggan terkait produk yang ditawarkan. Mengingat tiap kelompok memiliki sumber stres dominan yang berbeda-beda. Maka perlu dilakukan perlakuan yang berbeda dan tentunya, sebelum diberikan traitmen harus dilakukan pengungkapan sumber stres dominan tersebut.

stres kerja bisa menjadi energi penggerak karyawan untuk mengembangkan diri

Pengungkapan sumber stres dominan dalam kelompok kerja

Jika tidak terungkap sumber stres dominan dalam kelompok, maka kinerja kelompok tersebut akan rendah dan justru menghampat kinerja kelompok lainnya. Dampak stres kelompok ini lebih berbahaya bagi perusahaan dibandingkan stres individual. Karena seringkali stres kelompok kerja ini adalah hasil dari pemberlakuan sistem kerja dan kurang tepat dalam memilih leader.

Pelaksanaan teknis terkait pengungkapan sumber stres kelompok bisa dilakukan dengan media pemberian kuesioner, pelaksanaan psikotes klasikal, konseling individual, maupun konseling kelompok. Setelah pengungkapan stres kerja, akan didapatkan dimensi atau aspek-aspek stres yang paling dominan.

Berikut adalah aspek dari stres kerja yang bisa muncul pada masing-masing karyawan:

  1. Tuntutan pekerjaan yang berlebihan
  2. Waktu pekerjaan yang mendesak
  3. Sistem pengawasan dari perusahaan atau leader yang sangat menekan
  4. Kurang tepatnya pemberian kewenangan sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan
  5. Apresiasi kinerja yang diberikan perusahaan kepada karyawan
  6. Pekerjaan dengan aktivitas bervariasi sehingga tidak jelas peran kerja yang dilakukan karyawan
  7. Perubahan dalam pekerjaan
  8. Konflik yang muncul terhadap sesama karyawan maupun antara karyawan dengan pimpinan
  9. Frustasi
  10. Permasalahan keluarga karyawan mempengaruhi pekerjaan, seperti permasalahan dengan pasangan, dengan anak, keuangan rumah tangga, dan konflik yang berhubungan dengan keluarga besar.

Biasanya akan muncul satu dimensi stres yang paling dominan dalam satu kelompok kerja. sehingga, setelah mengetahui sumber stresor dominan tersebut. Perusahaan bisa memberikan traitmen menjadikan stres tersebut penggerak positif kinerja karyawan.

Deepa psikologi layanan jasa psikotes

Pentingnya analisa stres, menuntut kami untuk memenuhi kebutuhan clien kami untuk memetakan permasalahan stres karyawan. Sehingga, kami membuat alat tes, dan juga kuesioner untuk pelaksanaan tes. Baik dilaksanakan secara sampling maupun pengadaan tes secara menyeluruh kepada unit departemen yang ada. Harapannya, dengan pengungkapan stres kerja yang tepat. Maka, perusahaan bisa memberikan adjusment yang sesuai untuk pengambilan  keputusan terkait stres kerja.

google map layanan jasa psikologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *