admin No Comments

Pemagangan ke Luar Negeri Tes Psikologi untuk Kematangan Bekerja

Deepapsikologi.com — Banyaknya peluang usaha di negara kita ternyata tidak sesuai dengan jumlah pelamar kerja. Sehingga, banyak calon pekerja yang mencari peruntungan untuk bekerja ke luar negeri. Itu karena kesejahteraan yang ditawarkan sebagai seorang TKI cenderung lebih banyak dan menjanjikan. Sehingga, bisa digunakan sebagai modal kerja ketika sudah kembali ke tanah air. Beberapa yang melakukan pemagangan ke luar negeri, adalah karyawan yang sudah memiliki loyalitas di perusahaan. Sehingga, perusahaan mendelegasikan untuk pembelajaran magang ke perusahaan di luar negeri. Demi karir ketika sudah kembali ke negara kita.

Pembekalan Pemagangan Ke Luar Negeri

Banyak pembekalan yang dilalukan seperti pelatihan bahasa asing, dan pendidikan karakter building. Calon peserta pemagangan perlu diajarkan untuk memahami budaya dan etos kerja negara yang dituju. Sehingga bisa menyesuaikan diri ketika berada disana. Namun ternyata stres kerja ketika di luar negeri oleh peserta pemagangan masih cukup tinggi. Banyak peserta pemagangan yang tidak sanggup mengikuti ritme kerja, dan kultur yang ada di negara dituju. Hasilnya, kinerja mereka dinilai tidak memuaskan oleh perusahaan yang dituju.

Tes Psikologi Sebagai Informasi Data Diri

Berbagai pembekalan yang sudah dilakukan, perlu ditambahkan dengan pemilihan dan proses evaluasi peserta pemagangan. Oleh karena itu, peserta pemagangan perlu di berikan tes psikologi sebagai informasi data diri. Data diri tersebut digunakan untuk proses seleksi, sesuai dengan tuntutan perusahaan yang dituju.

Misalnya, perusahaan di luar negeri membutuhkan kandidat karyawan yang memiliki nilai intelegensi lebih besar dari 90. Kemudian dari sikap kerja yang ulet, ketaatan terhadap aturan tinggi, tempo kerja tinggi, dan daya tahan stres tinggi. Maka, perlu digali untuk mencari kandidat mana yang memenuhi kriteria tersebut. Jika tidak memenuhi kriteria itu, maka dikhawatirkan hasil kerja karyawan akan mengecewakan calon perusahaan dituju. Disamping itu, perusahaan juga membutuhkan bukti laporan psikologis yang dapat dibaca oleh perusahaan, terkait kondisi kandidat peserta pemagangan.

baca juga : yang perlu diketahui seputar psikotes perusahaan

Tes Psikologi untuk bahan instrospeksi diri peserta pemagangan

Manfaat lain dari tes psikologi adalah bagi peserta pemagangan. Laporan psikologis tersebut dibaca dan dijadikan bahan introspeksi diri bagi peserta pemagangan. Misalnya, mereka mengetahui jika kepercayaan diri mereka kurang dan ketekunan kerja kurang. Maka, dari pihak yayasan pemagangan atau secara pribadi melakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan ketekunan. Sehingga, ketika dilakukan seleksi pemagangan beberapa bulan kemudian. Peserta tes sudah bisa memperbaiki diri di beberapa aspek psikologis yang dibutuhkan untuk meluluskan mereka. Hal ini karena ada beberapa aspek psikologis dari diri kita yang bersifat dinamis. Terutama yang berkaitan dengan cara kerja dan kepribadian.

Tes Psikologi Mengukur Beberapa Aspek dari Peserta Pemagangan

Seperti yang diungkapkan di atas. Ada beberapa aspek yang bisa kita ukur dari tes psikologi. Diantaranya bersifat dinamis dan statis. Bersifat dinamis artinya bisa dievaluasi kemudian dipelajari untuk memperbaiki diri. Sedangkan bersifat statis adalah cenderung tetap, bawaan, susah dirubah dengan pembelajaran.

Aspek diri yang dinamis seperti kepribadian, kepemimpinan dan aspek sikap kerja. Kepribadian seseorang cenderung dinamis dan dapat berubah tergantung stimulus yang sering kita terima, serta pembelajaran. Semakin banyak kita mendapatkan pelatihan dari aspek kepribadian, maka kita akan semakin belajar memperbaikinya. Misalnya yang termasuk dalam kepribadian yaitu, kemandirian, kepercayaan diri, konsep diri, stabilitas diri, kontrol diri, dan motivasi berprestasi. Aspek yang berhubungan dengan sikap kerja seperti sistematika kerja, ketekunan, ketelitian kerja, dan ketaatan aturan. Sedangkan aspek yang berhubungan dengan kepemimpinan adalah ketegasan, keberanian pengambilan keputusan, motivasi memimpin, dan pendelegasian tugas. Keseluruhan dari karakteristik tersebut bisa dipelajari dan dikembangkan. Biasanya, nilai dari beberapa karakteristik itu lemah karena kurang terlatih atau dibiasakan.

artikel terkait: apa saja yang diungkap dari psikotes

Sedangkan aspek yang berhubungan cenderung bersifat statis berhubungan dengan intelegensi. Kemampuan intelegensi lebih bersifat genetik dan anugerah dari Tuhan. Cenderung statis walaupun dengan pembelajaran. Sehingga, proses informasi laporan psikologis aspek intelegensi diharapkan bukan sebagai judge diri atau penghakiman diri/ teman. Proses informasi aspek intelegensi digunakan sebagai pengukuran diri. Agar tahu harus bekerja di bagian mana dan mengembangkan diri di bagian mana.

Demikian adalah artikel kami terkait tes psikologi pemagangan ke luar negeri untuk kematangan bekerja. Serta manfaat diadakannya tes psikologi bagi peserta pemagangan ke luar negeri.