admin No Comments

Hubungan Interpersonal adalah hubungan yang teridiri dari dua orang atau lebih yang saling tergantung satu sama lain dan menggunakan pola interaksi yang konsisten. Tentu saja, hubungan tersebut akan memberikan pengaruh terhadap satu dengan yang lainnya atau dapat dikatakan juga sebagai habungan yang bersifat timbal balik.

Beberapa ciri-ciri hubungan interpersonal sebagai berikut:

  1. Mengenal secara dekat artinya bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam hubungan interpersonal saling mengenal secara dekat.
  2. Saling memerlukan hubungan interpersonal diwarnai oleh pola hubungan saling menguntungkan scara dua arah dan saling memerlukan.
  3. Pola hubungan antarpribadi, adanya sikap keterbukaan diantara keduanya.
  4. Kerjasama, kerjasama akan timbul apabila orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama dan pada saat bersama mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan tersebut.

Menurut Devito hubungan interpersonal mempunyai enam tahap sebagai berikut:

  1. Tahap kontak (contact), Proses interaksi dari kedua individu yang terlibat di dalamnya. Dari proses interaksi, bakal timbul persepsi. Sehingga persepsi  bakal menjadi bumbu di dalam interaksi.
  1. Tahap keterlibatan (involvement), Fase ini mulai ada keberanian dari salah satu individu dalam memulai pendekatan. Di fase ini, individu akan menggali karakteristik lawan jenis yang bermuara pada pertemuan dan perbincangan.
  1. Tahap keakraban (intimacy), Tahap ini masuk proses keintiman (adanya komitmen dalam diri). Dalam proses ini, terjadi proses komunikasi interpersonal yang lebih intim, mulai dari proses pengungkapan rahasia dalam diri masing-masing individu.
  1. Tahap pemudaran (deteriorationFase ini ditimbulkan banyak hal. Terutama munculnya ketidakpuasan interpersonal berupa rasa bosan dan hadirnya unsur manusiawi berupa opsi lain yang lebih menguntungkan.
  1. Tahap pemulihan (repair), Fase ini semacam upaya menganalisis dan menelaah pemicu kemerosotan hubungan sekaligus melakukan flashback di tiap fase yang telah dilalui. Di sini juga terjadi upaya evaluasi perubahan.
  1. Tahap pemutusan (Dissolution), Sebuah fase dimana konflik tidak menemui solusi, dan hubungan kian berantakan. Sebab tidak ada yang saling terima keputusan satu sama lain. Apabila hubungannya sudah sah, maka akan terjadi perpisahan.

Itulah Enam tahap dalam hubungan, semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan teman-teman yaa. Dan jangan lupa untuk baca juga artikel-artikel menarik lainnya di web psikologi deepa.

Penulis : Ega Nurlaila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *