admin No Comments

Deepapsikologi.com — Kami dipercaya melakukan Asesmen psikologi untuk pemetaan potensi karyawan BPR baik di level staf, non-staf, dan pejabat di BPR NBP 29 Subang.

Berikut adalah dokumentasi untuk psikotes tahap pertama:

 

Peserta melaksanakan psikotes awal dengan dimulai mengisi form identitas diri, dan mengikuti tes intelegensi

Peserta melaksanakan psikotes awal dengan dimulai mengisi form identitas diri, dan mengikuti tes intelegensi

 

tes intelegensi diberikan di awal untuk memastikan peserta bisa mengerjakan dengan kondisi dan stamina yang masih bagus

tes intelegensi diberikan di awal untuk memastikan peserta bisa mengerjakan dengan kondisi dan stamina yang masih bagus

"<yoastmark

Setelah peserta mengikuti tes intelegensi, tes selanjutnya diberikan untuk melihat aspek kepribadian. Ada beberapa alat tes untuk mengungkap aspek kepribadian. Diantaranya adalah tes grafis. Pada tes grafis atau tes gambar, tujuan tes grafis sebagai data penunjang. Artinya, tes grafis tidak digunakan untuk menyimpulkan kondisi kepribadian peserta tes. Tetapi hanya untuk menverifikasi atau menguji kebenaran alat tes kepribadian yang lainnya.

 

Tes Psikologi dikhususkan untuk mengungkap aspek kepemimpinan dan arah minat

 

"<yoastmark

Psikotes di BPR NBP 29 Subang — Dikarenakan kali ini peserta yang kami tes adalah di level pejabat, maka ada tambahan alat tes selain yang digunakan untuk level staf. Yaitu ditambahkan pemberian FGD dan In tray. FGD ini diberikan dengan cara memberikan isu dan permasalahan dasar. Kemudian peserta tes diharapkan bisa memberikan masukan, pendapat, solusi, proses analisa.

"Pemberian

Dalam pelaksanaan psikotes di BPR NBP 29 Subang ini, peserta tes diberikan tes In tray. In tray merupakan psikotes tambahan untuk level managerial yang umum dalam proses asesmen. Secara istrilah In Tray sendiri dapat diartikan sebagai tes mensimulasikan situasi kerja nyata. Peserta tes diberikan permasalahan-permasalahan dan diharapkan karyawan dapat melakukan proses analisa, melakukan problem solving, melihat hal yang mungkin dan tidak mungkin dilakukan oleh perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Dalam proses In tray ini, kandidat psikotes diberikan informasi yang relevan tentang organisasi tersebut untuk diselesaikan dalam batas waktu tertentu. Permasalahan-permasalahan yang diberikan bisa melalui laporan petugas lapangan, surat keluhan, data laporan penjualan, data menurunnya performa perusahaan, informasi kepegawaian, grafik organisasi, dokumen kebijakan perusahaan, dan laporan lainnya.

Tahapan tes In tray ini juga bisa melihat persepsi kandidat tentang perusahaannya. Terkait bagaimana hubungan transaksionalnya, loyalitas, pandangan terhadap bawahan dan atasan, feedback, kesungguhan dalam bekerja, dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.